Bogor, NU Online
Sebanyak
20 dai muda mengikuti seleksi "Dai Ambassador" yang diselenggarakan
Lembaga Dakwah NU. Kegiatan yang dihelat di Wisma Flora, Bogor, Jawa
Barat selama 3 hari (12-14/4) ini bertujuan untuk mendapatkan kandidat
dai yang akan dikirim berdakwah ke luar negeri.
Menurut
Wakil Sekretaris Divisi Diklat dan Pengkaderan LDNU, KH Wahfiudin
Sakam, peserta yang mendaftar untuk ikut program ini sebanyak 64 dai.
"Setelah seleksi administrasi, terpilih 20 kandidat terbaik untuk
mengikuti seleksi tahap selanjutnya yang saat ini sedang berlangsung.
Mereka dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,
Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dll," ungkapnya.
Wakil
Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Pusat ini menambahkan, jika
seleksi dilakukan dalam bentuk pelatihan agar lebih mengenal karakter
dan potensi peserta. "Kandidat yang terpilih akan ditempatkan di Eropa
dan Hongkong sepanjang bulan ramadhan tahun ini," katanya.
Sementara
itu Sekjen LDNU, KH Nurul Yaqin Ishaq dalam sambutannya mengungkapkan
jika program Dai Ambassador sangat strategis dalam pengembangan dakwah
ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal Jama'ah).
Menurutnya, ada dua manfaat besar yang bisa diperoleh dari program ini.
Pertama, kader-kader dakwah semakin termotivasi untuk mengembangkan
kompetensi dan kapasitas diri. Misalnya dalam penguasaan kutub al-turats (kitab kuning), bahasa asing serta wawasan global.
"Yang kedua, program ini bisa menjadi momentum untuk menyebarkan prinsip-prinsip dakwah Nahdlatul Ulama. Almusawa (kesetarà an), al-ikho' (persaudaraan), al'adalah (keadilan), al-tasamuh (toleran), al-tawasuth (moderat, middle way position) adalah nilai-nilai yang dijunjung tinggi Nahdlatul Ulama," tutupnya. (Idn/Zunus)
Bogor, NU Online
Sebanyak
20 dai muda mengikuti seleksi "Dai Ambassador" yang diselenggarakan
Lembaga Dakwah NU. Kegiatan yang dihelat di Wisma Flora, Bogor, Jawa
Barat selama 3 hari (12-14/4) ini bertujuan untuk mendapatkan kandidat
dai yang akan dikirim berdakwah ke luar negeri.
Menurut
Wakil Sekretaris Divisi Diklat dan Pengkaderan LDNU, KH Wahfiudin
Sakam, peserta yang mendaftar untuk ikut program ini sebanyak 64 dai.
"Setelah seleksi administrasi, terpilih 20 kandidat terbaik untuk
mengikuti seleksi tahap selanjutnya yang saat ini sedang berlangsung.
Mereka dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,
Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dll," ungkapnya.
Wakil
Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Pusat ini menambahkan, jika
seleksi dilakukan dalam bentuk pelatihan agar lebih mengenal karakter
dan potensi peserta. "Kandidat yang terpilih akan ditempatkan di Eropa
dan Hongkong sepanjang bulan ramadhan tahun ini," katanya.
Sementara
itu Sekjen LDNU, KH Nurul Yaqin Ishaq dalam sambutannya mengungkapkan
jika program Dai Ambassador sangat strategis dalam pengembangan dakwah
ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal Jama'ah).
Menurutnya, ada dua manfaat besar yang bisa diperoleh dari program ini.
Pertama, kader-kader dakwah semakin termotivasi untuk mengembangkan
kompetensi dan kapasitas diri. Misalnya dalam penguasaan kutub al-turats (kitab kuning), bahasa asing serta wawasan global.
"Yang kedua, program ini bisa menjadi momentum untuk menyebarkan prinsip-prinsip dakwah Nahdlatul Ulama. Almusawa (kesetarà an), al-ikho' (persaudaraan), al'adalah (keadilan), al-tasamuh (toleran), al-tawasuth (moderat, middle way position) adalah nilai-nilai yang dijunjung tinggi Nahdlatul Ulama," tutupnya. (Idn/Zunus)
0 komentar:
Posting Komentar